sumber:https://m.liputan6.com/news/read/2135328/mengenal-pesona-dan-potensi-kota-singkawangSingkawang di Kalimantan Barat ramai jadi perhatian saat dinobatkan sebagai peringkat pertama Kota Paling Toleran di Indonesia 2018 oleh Setara Institute. Penghargaan itu dianggap tepat lantaran kehidupan harmonis masyarakatnya yang berbeda-beda.
Sumber:https://pontianakpost.co.id/singkawang-makin-cantik-siap-sambut-wisatawan/
Singkawang juga dikenal dengan banyak sebutan, dari Kota Amoi, Kota Seribu Kuil, hingga Hong Kong van Borneo. Kota ini menjadi salah satu pusat penyelenggaraan perayaan Imlek di Indonesia, selain di Semarang dan Jakarta. Hal ini karena Singkawang menjadi tempat tinggal etnis Tionghoa terbesar di Indonesia.
Kota Singkawang berasal dari kata 'San Kew Jong' dalam bahasa Hakka. Artinya adalah, kota di kaki gunung dekat muara laut, atau kota di antara gunung dan laut. Lokasinya berjarak sekitar 145 kilometer sebelah utara dari Kota Pontianak, ibu kota provinsi Kalimantan Barat, dan dikelilingi oleh pegunungan Pasi, Poteng, dan Sakok.
Berikut fakta-fakta unik dan menarik lainnya di kota Singkawang dilansir dari berbagai sumber:
1. Destinasi Perayaan Cap Go Meh
sumber:https://nusadaily.com/nusantara/meski-turis-dari-china-dilarang-tiket-cap-go-meh-singkawang-tetap-laris.html?amp Singkawang merupakan destinasi yang ideal untuk para turis yang ingin melihat kebudayaan Indonesia. Salah satu budaya yang masih cukup kental di Singkawang adalah Festival Cap Go Meh, perayaan yang dilakukan pasca-Imlek, tepatnya hari ke-15 imlek.
Rangkaian acara dimulai dari beberapa hari sebelum Cap Go Meh, dengan pawai lampion dan pemberkatan tatung di vihara-vihara. Tatung adalah orang yang dirasuki roh leluhur atau para dewa. Mereka menjadi kebal, tidak merasa sakit atau berdarah saat badannya ditusuk besi tajam dan disayat golok tajam.
Tujuan utama tatung adalah membersihkan kota dari roh-roh jahat agar masyarakat diberkati sepanjang tahun. Inilah yang menjadi salah satu daya tarik ramainya kota Singkawang di awal tahun. Para Tatung digiring mengelilingi kota dan dilakukan pada pagi hari. Pertunjukan ekstrem ini merupakan kegiatan tahunan masyarakat etnis Tionghoa di Singkawang.
2.Patung Naga Ditengah Kota
sumber:https://www.antarafoto.com/mudik/v1275226512/tugu-naga
Bagi orang Tionghoa, naga melambangkan kekuatan dan keberuntungan. Tidak heran bila banyak patung naga di kota Singkawang itu. Salah satunya adalah patung naga di tengah kota, tepatnya di persimpangan Jalan Kempol Mahmud dan Jalan Niaga
Uniknya, patung naga dibuat menghadap cenderung ke atas, bukan ke samping seperti biasanya. Ini dikarenakan adanya kepercayaan bahwa toko yang berhadap-hadapan dengan naga akan bernasib sial sehingga tak ada pemilik toko yang mau jikalau patung naga dibuat menghadapnya.
3.Kota Seribu Kelenteng
sumber:https://de-de.facebook.com/SingkawangKSK/posts/1901032766890801Kota Singkawang di Kalimantan barat dikenal memiliki arsitektur khas oriental. Sejumlah rumah bergambar naga dan bangunan kelenteng, rumah ibadah warga keturunan Tionghoa, menunjuk tegas siapa pemiliknya. Ini tak heran karena sekitar 42 persen penduduknya adalah warga etnis Tionghoa.
Masyarakat Tionghoa khususnya etnis Hakka, adalah penyebar kepercayaan konfusianisme di sana. Hal ini tergambar dari banyaknya kelenteng yang tersebar di Kota Singkawang. Tak heran jika Kota Singkawang juga dijuluki dengan Kota Seribu Kelenteng.